Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Dapat Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya

Posted by Ganas003 on 20.48 in ,

Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau. Ada yang meninggal alasannya ialah penyakit yang diderita atau alasannya ialah benturan dengan pemain lain. Seperti Marc-Vivien Foe, yang kolaps di tengah lapangan ketika Kamerun melawan Kolombia di pagelaran Piala Konfederasi tahun 2003 di Perancis. Pemain tengah Kamerun tersebut sudah tidak sanggup terselamatkan ketika diberikan pinjaman pertama oleh tim medis. Selama 45 menit tim medis melaksanakan evakuasi dengan memompa jantung, namun ajal tidak lagi tertahankan hingga ia menutup mata di lapangan sesudah terkapar di menit 72.


Kalau di Indonesia ada nama Jumadi Abdi dan Choirul Huda yang menjadi korban ganasnya lapangan hijau. Lantaran berbenturan sesama pemain sehingga tak sempat terselamatkan sesudah diberikan pertolongan. Air mata mungkin akan turun ketika tim kebangaan kandas atau diluluh lantah oleh tim lawan. Tapi yang lebih memilukan ialah melihat mereka yang meninggalkan lapangan dengan tandu tetapi jatung tidak lagu berderu. Berikut ini ialah nama-nama pemain yang hampir usai nyawa sekaligus karir di lapangan hijiau!


Petr Cech


Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Bisa Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya


Mantan punggawa Chelsea yang kini berseragam Arsenal pernah mengalami insiden mengerikan. Dan insiden ini menjadi alasan kepada kiper jangkung tersebut harus menggunakan pelindung kepala setiap bermain. Ketika itu, ia sedang mencoba menghalang Stephen Hunt yang garang untuk menjebol gawangnya.


Namun ketika bola berhasil dihalau, secara tidak sengaja hunt justru menendang kepala Cech sehingga ia tidak sadarkan diri. Tim medis pribadi melarikan kiper tersebut ke rumah sakit karena tidak ingin mengambil resiko. Hasil diagnosa dokter ternyata Petr cech mengalami retak di bab kepala.


Ryan Mason


Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Bisa Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya


Celaka yang diderita Ryan Mason justru dialami ketika ia harus menghadapi tim Petr Cech ketika itu, Chelsea. Baru masuk ke lapangan Mason harus dihadapkan dengan permainan yang sengit. Ia harus bertubrukan dengan Garry Cahill secara keras. Setelah bertubrukan Cahill pun sanggup bangun namun tidak dengan mason.


Mason pun pribadi dilarikan ke rumah sakit alasannya ialah mengalami cidera parah di kepala. Selama satu ahad ia menghabiskan waktu di rumah sakit dan harus rehat dari lapangan hijau dalam beberapa minggu.


Fabrice Muamba


Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Bisa Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya


Lain hal lagi bagi Muamba kala tim yang dibela Bolton Wanders berhadapan dengan Tottenham Hotspur yang membuatnya pensiun hingga sekarang. Muamba harus terkapar sesudah sempat kolaps di lapangan. Publik stadion pun penuh haru dan tegang perihal kondisi yang menimpa Muamba. Karena pemain ini sempat dinyatakan berhenti jantungnya selama 78 menit.


Namun beruntung bagi Muamba ketika Tuhan ternyata masih memberinya kesempatan hidup hingga dengan sekarang. Namun berdasarkan rekomendasi tim medis Muamba harus gantung sepatu lebih dini di usia 24 tahun demi menjaga kondisinya. Dalam tubuhnya pun ada perangkat elektronik yang mengantisipasi apabila ia kolaps lagi.


Stiliyan Petrov


Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Bisa Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya


Stiliyan Petrov merupakan pemain berbakat di tim Bulgaria yang merupakan kapten tim dari Aston Villa. Tim yang pernah merasakan juara Liga Champions 1982. Pada Maret 2012 silam menjadi selesai bagi karir sepakbola-nya sama ibarat Muamba. Karena menderita Leukimia Akut, Petrov ketika dilapangan tiba-tiba terjangkit demam yang cukup tinggi ketika menghadapi Arsenal.


Penyakit berbahaya tersebut dirasakannya ibarat mendekati ajal kematian lantaran. Akhirnya ia pun memutuskan pensiun sesudah pertandingan tersebut demi menghadapi penyakit yang diidapnya.


Fernando Torres


Banyak pemain yang menghembuskan nafas terakhir di lapangan hijau Lapangan Hijau Bukan Hanya Arena Bertanding, Bisa Saja Arena Berbaring Untuk Selamanya


Striker yang mendulang masa keemasan bersama Atletico Madrid dan Liverpool sekaligus Chelsea sempat satu kaki sudah berada di alam berbeda. Kala Torres yang kembali berseragam Atletico sesudah karirnya usai di Chelsea. Pada tahun 2017 Saudara sekota Madrid menghadapi La Coruna di partai lanjutan Liga Spanyol. Torres yang melaksanakan duel udara dengan bek lawan mengalami posisi jatuh yang salah. Bahkan kasus yang menimpa Choirul Huda sama ibarat yang dialami Torres.


Beruntung rekan satu tim dan pemain lawan pribadi mengambil tindakan pinjaman pertama guna menyelamatkannya. Sempat tak sadarkan diri sekian, Torres karenanya dibawa ke rumah sakit. Pada ketika di Ambulans pemain ini kembali siuman dan terselamatkan dari kematian.


Itulah beberapa nama pemain yang berhasil atau “beruntung” sanggup selamat dari kematian di lapangan. Meskipun ada beberapa nama yang sudah pensiun alasannya ialah kondisi yang tidak sanggup dekat dengan profesi yang diembannya.